Sebenarnya kota kita tercinta ini, nggk kalah dengan kabupaten lain. Banyak tempat-tempat wisata yan indah di kabupaten Nganjuk ini. Berikut sekilas jepretan dari temen2 kaskuser mengenai tempat wisata di kabupaten Nganjuk.
AIR TERJUN SEDUDO

Air Terjun Sedudo adalah sebuah air terjun dan obyek wisata yang terletak di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 30 km arah selatan ibukota kabupaten Nganjuk. Berada pada ketinggian 1.438 meter dpl, ketinggian air terjun ini sekitar 105 meter.
Setiap Tahun Baru Jawa, air terjun Sedudo dipergunakan untuk upacara ritual, yaitu memandikan arca dalam upacara Parna Prahista, yang kemudian sisa airnya dipercikan untuk keluarga agar mendapat berkah keselamatan dan awet muda. Hingga sekarang pihak Pemkab Nganjuk secara rutin melaksanakan acara ritual Mandi Sedudo setiap tanggal 1 Suro.
AIR MERAMBAT RORO KUNING


Air Merambat Roro Kuning Desa Bajulan terletak kurang lebih 23km selatan Kota Nganjuk,Jawa Timur. Air Merambat Roro Kuning merupakan kawasan hutan pinus yang indah yang Memiliki sungai yang jernih dan air terjun yang menakjubkan di antaranya: Air Terjun Roro Kuning yang dekat dengan museum Panglima Sudirman. Air Terjun Pacoban Ngunul setinggi + 75m dan pacoban Lawe + 95m
JURANG GATHUK


Jurang gathuk adalah sebuah jurang yang merupakan perpaduan dari lereng yang menyempit dan ada aliran air yang jernih juga ada kolam yang alami berada disana di kecamatan pace, sengkolak di desa gondang.
GUA MARGOTRISNO


Gua Margo Tresno yang alam sekitarnya mempunyai panorama pegunungan yang cukup indah dan sejuk terletak di Desa Sugihwaras Kecamatan Ngluyu 35Km arah utara pusat kota Nganjuk.Jawa Timur. Sangat cocok di kunjungi bagi para petualang. Sejauh 650m sebelum masuk pintu gua lawa terdapat kolam ubalan yang yang airnya begitu jernih. Luas gua lebih kurang 15×50m, dan berhubungan dengan Gua Lemah Jeblong. Di sekitar Gua Lawa terdapat Gua Gondel. Gua Bale, Gua Pawon.
CANDI NGETOS


Lokasi Candi Ngetos berjarak sekitar 17 kilometer dari kota Nganjuk ke arah selatan, yaitu di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos. Diperkirakan candi ini didirikan pada abad ke-15, pada zaman Majapahit. Di duga, candi ini dibangun untuk tempat pemakaman Raja Majapahit, yaitu Prabu Hayam Wuruk. Candi Ngetos dibangun menggunakan batu bata merah.
CANDI LOR


Candi Lor di desa Candirejo, Kecamatan Loceret yang dibangun oleh Mpu Sindok pada tahun 859 Caka atau 937 M sebagai Tugu Peringatan kemenangan atas peperangan melawan musuhnya dari Melayu. Di sini juga terdapat batu bertulis yang memuat sebutan (toponimi) yang sangat dekat sekali ucapannya dengan Nganjuk, yakni Anjuk Ladang. Candi Lor ini merupakan bukti sejarah tentang keberhasilan Mpu Sindok mengalahkan musuhnya, dan sekaligus menandai berdirinya Kota Nganjuk.
MONUMEN Dr. SOETOMO


Monumen yang menempati tanah seluas ± 3,5 ha, merupakan tempat kelahiran Dr. Sutomo (pendiri Boedi Oetomo). Secara keseluruhan, kompleks bangunan ini terdiri dari patung Dr. Soetomo dalam posisi duduk dan sedang membuka buku, menggambarkan beliau seorang cendekiawan yang sedang memperdalam ilmu pengetahuan. Tinggi patung ± 4m, kemudian pendopo induk berbentuk joglo berukuran 20 x 20 m yang pada hari-hari tertentu dimanfaatkan untuk rapat/pertemuan, sarasehan, pentas atraksi kesenian, tempat rekreasi dan perkemahan.
Banyak kan teman… kita wajib bersyukur pula Nganjuk memiliki tempat wisata begitu banyak. Dan kita juga wajib menjaga dan melestarikan peninggalan sejarah itu.
Okey friend… sekian dulu.. da.. da…




01:02
bener to ini,
[Reply]